Sunday, September 23, 2012

Seminar Forum Bahasa dan Sastra. "Wadahnya Kawula Muda Bicara tentang Sastra"


Ini dia yang ditunggu-tunggu…
Forum Bahasa dan Sastra 2012: Wadahnya Kawula Muda Bicara Tentang Sastra!
Forum Bahasa dan Sastra (FBS) adalah sebuah acara tahunan Media Aesculapius (MA) yang terdiri dari rangkaian acara lomba, pameran, seminar, dan bedah buku yang melibatkan pembicara-pembicara ternama di bidang sastra. Tahun ini, FBS hadir kembali dengan tema ‘Mengaduk Rasa dalam Cerita’.

Setelah rangkaian lomba (cerpen, puisi, dan fotografi) dan pameran, seminar dan bedah buku akan disajikan sebagai acara puncak dari FBS 2012.

Kapan acaranya?
Minggu, 14 Oktober 2012

Jam berapa harus datang?
08.30-15.00 WIB

Dimana tempatnya?
Ruang Kuliah Parasitologi FKUI Salemba, Jalan Salemba Raya nomor 6, Jakarta Pusat.

Siapa saja pembicaranya?
Ada Sutardji Calzoum Bachri, presiden penyair Indonesia yang akan mengupas tuntas serba-serbi penulisan puisi
Ada Iwan Setyawan, penulis buku Ibuk, dan;
Ada Khrisna Pabicara, penulis buku Sepatu Dahlan yang keduanya akan berbincang seputar penulisan cerita
Dan tak ketinggalan, Yunus Kuntawi Aji, yang akan membedah buku kumpulan cerita pengaduk rasanya, ‘Taste Buds’

Di akhir acara, akan ada pengumuman pemenang untuk tiap-tiap cabang lomba. Peserta lomba sangat diharapkan untuk hadir dan apabila amat berhalangan, harap konfirmasi terlebih dahulu pada panitia.

Tunggu apa lagi? Dengan hanya HTM:
Early Bird; 23 September -28 September 2012 Rp 20.000,00
Late Bird; 29 September-6 Oktober 2012 Rp 30.000
Final Late Bird; 7 Oktober-14 Oktober 2012 Rp 40.000
kamu bakal dapat seminar kit, sertifikat, makan siang, kenalan baru, ilmu, serta pengalaman yang luar biasa!
Segera daftar dengan;
kirim bukti transfer ke rekening Bank BNI No. 0257889982 a.n. Nabila Aljufri, beserta identitas diri (nama lengkap, usia, asal institusi) ke email fbsma2012@gmail.com atau langsung daftarkan dirimu ke sekretariat MA (Jalan Salemba Raya nomor 6, Jakarta Pusat). Jangan sampai lewat!

CP:
Halida Umi Balkis 085649369510
Tiara Kemala Sari 081398773338

Info Lomba Forum Bahasa dan Sastra

 
Forum Bahasa dan Sastra 2012

Forum Bahasa dan Sastra, sebuah acara tahunan Media Aesculapius, menyelenggarakan lomba sastra (cerpen, puisi dan fotografi), pameran sastra (karya lomba) dan talkshow dengan pembicara-pembicara ternama di bidang sastra

Lomba Cerpen, Puisi, dan Fotograf iTema: "Mengaduk Rasa dalam Cerita"
Batas waktu pengumpulan karya: 24 September 2012

Keterangan Lengkap Lomba Sastra

Apa itu Forum Bahasa dan Sastra?

Forum Bahasa dan Sastra (FBS) merupakan kegiatan yang diselengarakan oleh Media Aesculapius (MA) Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Tahun ini, FBS kembali hadir dengan tema "Mengaduk Rasa dalam Cerita". Salah satu mata acaranya berupa lomba sastra:

1. Lomba Menulis Cerpen
2. Lomba Menulis Puisi
3. Lomba Fotografi

Kegiatan ini bertujuan memotivasi generasi muda untuk menciptakan karya-karya sastra yang berkualitas. Penjurian lomba akan dilakukan oleh sejumlah tokoh yang telah lama berkiprah dalam dunia sastra Indonesia.

Ketentuan lomba :

Persyaratan Umum:
1. Karya bertemakan “Mengaduk Rasa dalam Cerita”, mengandung unsur emosi seperti: senang, sedih, haru, bangga, marah, atau gabungan diantaranya.
2. Karya orisinil (bukan jiplakan) dan belum pernah dipublikasikan di media manapun.
3. Karya tidak mengandung unsur SARA, kekerasan, atau pornografi.
4. Setiap peserta dikenakan biaya pendaftaran Rp 25.000,00/peserta/jenis lomba. Administrasi dapat dilakukan langsung di Sekretariat Media Aesculapius (Jalan Salemba Raya 6 Jakarta Pusat, kode pos 10430) atau ditransfer ke rekening Bank BNI No. Rek. 0257889982 a.n. Nabila Aljufri.
5. Setiap peserta boleh mengirimkan maksimal 2 karya (untuk jenis lomba yang sama) dalam satu amplop, tetapi hanya 1 karya yang dapat memenangkan 3 karya terbaik. Jika berhalangan mengirimkan hasil karyanya. Peserta diperkenankan mengirimkannya melewati email : fbsma2012@gmail.com dengan mencantumkan persyaratan2 yang telah tertera.
6. Melampirkan identitas (nama lengkap, alamat lengkap, nomor telepon, dan email yang bisa dihubungi).
7. Melampirkan fotokopi/scanning kartu identitas (KTP/KTM/SIM).
 8. Melampirkan fotokopi/scanning bukti pembayaran.
9. Semua peserta lomba DIHARAPKAN hadir dalam acara puncak Forum Bahasa dan Sastra pada Minggu, 14 Oktober 2012.

Persyaratan Lomba Cerpen: 
1. Naskah diketik di kertas ukuran A4, jenis huruf Times New Roman, ukuran huruf 12, spasi 1,5, margin 2 cm rata kiri-kanan, panjang naskah 6-9 halaman.
2. Naskah dapat dikirim langsung ke sekretariat MA atau via pos dalam bentuk print out 3 rangkap disertai soft copy dalam CD atau via email fbsma2012@gmail.com
3. Cantumkan sinopsis cerita maksimal 1/2 halaman.
4. Di bagian kiri atas amplop dituliskan LOMBA CERPEN FBS 2012.

Persyaratan Lomba Puisi:
1. Naskah diketik di kertas ukuran A4, jenis huruf Times New Roman, ukuran huruf 12, spasi 1,5, margin 5 cm rata kiri-kanan, panjang naskah maksimal 2 halaman atau 3000 karakter.
2. Naskah dapat dikirim langsung ke sekretariat MA atau via pos dalam bentuk print out 3 rangkap disertai soft copy dalam CD atau via email fbsma2012@gmail.com
3. Di bagian kiri atas amplop dituliskan LOMBA PUISI FBS 2012.

Persyaratan Lomba Fotografi :
1. Foto dicetak 3 kali dalam ukuran 12R 30x40.
2. Foto dapat berwarna atau hitam putih.
3. Sertakan soft copy dengan format JPEG dalam CD.
4. Rekayasa digital diizinkan sebatas sama dengan yang biasa dilakukan dalam kamar gelap fotografi film dan tidak melakukan proses penggabungan beberapa foto; manipulasi hanya sebatas koreksi warna/kontras; editing sebatas leveling dan saturation, bukan hasil retouch maupun manipulasi komputer lainnya.
5. Cantumkan judul foto berikut keterangan singkat makna foto mencakup 5W1H.
6. Di bagian kiri atas amplop dituliskan LOMBA FOTOGRAFI FBS 2012.

Pemenang:
1. Pemenang terdiri dari juara 1, 2, 3 dan dipilih melalui tahap penjurian.
2. Keputusan juri bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.
3. Karya-karya terbaik akan dibukukan dan dipamerkan dalam Pameran Forum Bahasa dan Sastra 2012 tanggal 8-14 Oktober 2012 di Lobi Bawah FKUI.
4. Pemenang diumumkan pada acara puncak FBS 2012 pada tanggal 14 Oktober 2012.
5. Hadiah dianggap hangus apabila pemenang tidak hadir dalam acara puncak FBS 2012 tanpa konfirmasi pada panitia sebelumnya.

Hadiah total JUTAAN rupiah!

more info: 
fbsma2012.wix.com
@fbsma2012
fbsma2012@gmail.com

contact person:
Muhamad Reza Prabowo 08889731300
Eka Adip Pradipta 0811912847

Sunday, September 16, 2012

Teruntuk Seorang Bunga yang Mencintai Langit

Selama ini, aku memelihara banyak bunga. Di tamanku sendiri. Ataupun di taman orang lain. Meski tidak bisa dibilang sebagai gadis normal-yang biasanya suka merawat bunga, pakai baju bungabunga, main ke taman bunga-aku memang lebih suka lapangan basket, namun aku sedikit berusaha. Aku berusaha menjaga mereka. Bagiku mereka, cantik.

Diantara mereka ada satu istimewa. Aku memeliharanya semasa SMA. Bunga satu ini suka langit. Selalu suka. Aku seperti membaca diri sendiri ketika memahaminya. Kita cuma berbeda di perputaran bumi, dik. Aku suka langit yang sama, seketika ia berubah kelam. Ia suka terangnya. Meski sebenarnya batangnya tak sekokoh yang lain, namun bunga satu ini keras kepala. Ia suka menantang hujan untuk membaca langit, bahkan ketika deras melukai dedaunnya. 

Haha. Aku sayang dia. 
Namun, aku tak tega. 
Kalian pasti mengerti, bagaimana ceritaceritaku sebelumnya memahamkan bahwa menyayangi langit dan gemintangnya tak semudah yang dibayangkan. Perih dan luka akan terbiasa dijalani para pecintanya. Maka aku, tak tega, bunga kecilku yang istimewa merasa duka yang sama. Namun aku, juga tak bisa memisahnya. Apalagi jika ternyata, langit menyambut rasa. 

Ketika aku terhanyut merawat bunga di siang hari, sibuk membaca langit di kala malamnya, mereka ternyata satu rasa. Ketika menyadarinya, aku bingung. Tahu perasaan yang kau rasakan sesaat sebelum jatuh semaput? Aku paham. Ketika itulah cerita 'serpihan' ku tercipta.


Aku tak bisa memastikan aku baik-baik saja, namun memang begitulah seharusnya. Wahai bunga kecil kesayangan, kakak sayang kamu, seperti biasa. Jangan merasa bersalah, jangan sakit karena apapun. Tetaplah tangguh dan jalani saja. Allah akan selalu ada untukmu. Maafkan kakak. Maafkan kakak karena membuat mu meminta maaf. Kakak tidak pantas untuk itu. Kakak tidak akan menuntut apapun, kecuali satu hal. Berjanjilah, kamu akan berbahagia, oke? :)

Hujan dikala Senja Terakhir Kita

"Tetes hujan kebingungan, berjatuhan menghantam bumi. Maka dimanakah cahaya senja kala itu?"

biasanya setiap pagi aku akan berdiri di beranda sana menikmati matahari pertama. sejenak melupakan suntuk semalam yang ku pendam dalam-dalam. namun belakangan pagi mulai menakutkan, perpisahanku dengan malam yang diprakarsainya membuatku mulai menghindari pagi. belum lagi semakin banyak pagi, berarti semakin habis hari. seragam putih abu harus tak kukenakan lagi. 

Hana, sebagai anak pertama engkau seharusnya sadar, menjadi tulang punggung keluarga suatu saat nanti merupakan takdirmu. maka mengejar mimpi setinggi langit menjadi kutukanmu. tak ada waktu untuk melampaui semua masa remaja penuh warna-warni itu. hanya biru dan kelabu buku, yang patut menjadi sahabatmu kini. 

belum pula tentang Ia,  yang baru kausadari besar cintaNya. melihatNya selalu ada untukmu, seharusnya membuatmu sadar akan waktu. tentang akan tiba masa dimana wajahNya merupakan hadiah terbesar atas pengabdian tiada akhirmu. maka nikmatNya yang manakah yang dapat engkau dustakan?

ketika itulah aku berubah, kawan. masa putih abu menjadi saksi perubahan drastisku. sejenak kutinggalkan permainan basket kesayangan. sejenak kutinggalkan senja dan hujan waktu permainan. konsentrasi menghadapi masa depan menjadi fokusku kala itu. hingga hati pun ku kunci rapat-rapat, untuk orang tuaku dan Tuhan saja cukuplah semua itu. 

***

"Ada apa dengan jilbabmu, Hana? mengapa menjadi semakin panjang dan tertutup, lama-lama aku takut melihatnya" gumam Diana, sahabat kesayanganku. 
"Di, belakangan aku sadar, aku sayang banget sama Allah. nah, Di. Allah minta aku mengulurkan jilbab hingga punggung dan dadaku, maka apalah yang dapat kuperbuat selain menaatiNya? seperti seorang pecinta yang mematuhi kekasihNya"

Didi (begitu aku biasa memanggilnya) terdiam.

"Lagi pula, heey. apa yang engkau takuti, Di. aku masih mengalahkanmu dalam hal bermain basket. dan aku masih hafal lagu favorit kita. tenang, ini tidak akan sedikitpun mempengaruhi kita, oke?" 

Hanya saja, itu mempengaruhi aku.
dengan Andra

***
To: Andra
"Apa yang jangan? Mengapa pula engkau harus pulang?"

lagi-lagi pertanyaan bodoh ala putri lugu itu terucap dari bibirku, tanpa menghiraukan pikiran yang merutuki kelemahan hati. cih, bukankah aku yang dahulu menasihati adik-adikku di rohis, tentang bagaimana seharusnya hati wanita terutama muslimah, itu harusnya menjadi tangguh. maka kini kemana hilangnya ketangguhan itu. 

To: Hana
"Bodoh. Tunggu saja, Aku akan bicara pada Dika. Tentang kita. Tenang saja, ia kakakku dan ia akan mengerti"

kita? sejak kapan ada kita? sejak kapan ada kamu yang disandingkan dalam kita. selama ini kita hanya tentang pesanku pada senja, tentang hujan yang berusaha menyampaikannya. tapi itu tidak pernah nyata. sejak kapan pula engkau berani menggunakan term itu. 
tidak.
pernah. 
tidak akan. 
pernah. ada kita. 
Tetes hujan kebingungan, berjatuhan menghantam bumi. Maka dimanakah cahaya senja kala itu?

Saturday, August 4, 2012

buka puasa FSI

okeey. semua aja mau buka puasa bersamaa. itu yang pertama kali kupikirkan saat acara ini jd dilaksanakan. padahal awalnya kukira ndak jadi karena panitia yang mempersiapkan sangat sedikit dan juga mendadak gitu lho. tapi karena ukhuwah dan atas dasar kecintaan Allah padanya maka aku datang deh. meski terseok-seok susah setelah beberapa kegiatan, alhamdulillah bertemu dengan teman-teman yang menenangkan hati di FSI. seperti kata nesya (sisterku tersayang yang ahli sastra), disinilah (FSI) pusat kenyamanan kami membuka cabang.

asempet telat dimulai karena yang datang baru sedikit. kasihan sekali panitia terutama ketuanya aslambotilangih (anak makasar lho). tapi entah kenapa ya kalau aku, meski sedikit, meski sederhana, kebahagiaan adalah latar belakang semua keseruan, keramean, kesuksesan acara. gag mesti banyak orang, gag mesti rundown rapi, gag mesti makan mewah, asal yang ikut ikhlas, berpikir positif dan selalu bahagia aja, voillaa...jadilah dia acara paling nyaman sedunia. hehe.

nah acara dimulai dnegan tilawah bareng. akhwat membaca surat ar Rahman yang sangat menggetarkan hati. aaah, bagusnya surat ini. terus dilanjutkan dengan games. games pertama, ada bulpen yang diikatin kayak tali rafia gitu yang bercabang menjadi lima. lima cabangnya ini diikatin ke setiap anggota kelompok. dengan badan menghadap belakang (tidak bisa melihat bulpen) kelompok diarahkan seorang ketua untuk memasukkan bulpen tersebut kedalam botol, seru abis to the max. soalnya kita gag boleh dipanggil dengan nama asli, harus nama cantik, aku kebagian nama Mawar. kyaaa it's not the real me. meski kalah bagian games ini seru banget.

games selanjutnya, lomba lari dengan kaki yang sali terikat sekelompok (bukan cuma berdua buk, berlima, berLIMA) hahaa. awalnya semua panik, soalnya kalau jatuh satu ini bakal jatuh semua. apalagi rokku sempit. namun terpikir sebuah strategi oleh ketuaku yakni kak Maela (kakak kader yang baik banget). setelah itu ternyata dengan mengaplikasikan strategi emas ini, kami JUARA! horeee. bahkan yang ikhwan pun kalah. yeeeee. lancar banget lomba larinya, aku sebagai maknae merasa bersyukur sekelompok sama kak maela dan teman-temannya yang ternyata sudah pro lomba beginian.

acara diakhiri dengan tausiyah dr bang Riko (ketua FSI) lalu makan bersama. makan bersama kita dilantai, di koridor parasit bikin formasi melingker gitu. alhamdulillah ya allah, engkau masih beri aku banyak teman baik seperti ini. bener sekali kata surat ar RahmanMu, maka nikmatMu yang mana lagi yang aku bisa dustakan? absolutely nothing, my dear God. :)

MAtahari :D

"Media Aesculapius tebarkan kehangatan dengan memberi"
-ernan-
kalau ini buka puasanya kita di rumah singgah sakinah, bukit duri. kegiatan ini diprakarsai oleh salah satu organisasiku, yakni Media Aesculapius. kita bergerak di bidang jurnalistik dan memproduksi surat kabar kesehatan dan kedokteran yang didistribusikan ke seluruh Indonesia terutama ke daerah perifer dimana akses informasi sangat sulit. nah, MA ini mengadakan kegiatan sosial setiap tahunnya yang biasanya disebut sebagai acara MA Peduli. tahun ini dengan kekreatifan ernan (salah satu temenku di MA), melahirkan sebuah nama baru yakni MAtahari.

acara ini udah kita rencanakan semenjak sebulan lamanya. awalnya kegiatan ini mau dilaksanakan di panti asuhan didaerah menteng, tapi karena satu dan lain hal jadinya di cancel (H-1 lho, bikin syok aja ahaha). untungya temen-temenku tercinta ini banyak link, langsung deh kita pindah tempat ke rumah singgah sakinah bukit duri. kegiatannya ada games, tausiyah dan bagi-bagi makanan serta bingkisan. 

ketua acara ini adalah temenku dari kelas Internasional. gadis manis arab-india ini bernama Nabila. dia anak kastrat, tegas-tegas gimana gitu. aku merasa salut dia bisa menyatukan kami setelah sebelumnya angtap agak pecah. acara dimulai dengan pembukaan dan sambutan. lalu mulai berdatanganlah adik-adik yang ternyata, unpredictable banget dua kali lipat dari yang kita rencanakan. jadilah aku kewalahan sebagai konsumsi yang kehilangan pj, mencari tambahan dimana-mana. 

semua teratasi kok, alhamdulillah. lalu games yang riweh dimulai, untung ada eja yang super baik sama anak-anak jadinya mereka mau diem dan teratur, ditambah lagi sama kakak-kakak fasil yang sangat pro dalam hal beginian; kak kazai, kak setyo, kak andin, dan vandy. setelah games selesai dimulailah tausiyah dari ibu penjaga rumah singgah, baik banget orangnya dan dari aksen bicaranya, aku tahu dia dari minang :9

dimulailah pembagian takjil, adik-adik menyambut makanan dengan gembira. bahkan ada yang udh nyicip minumnya sebelum bedug. haha. lucu emang adik-adik ini, mirip-miriplah ama yang di TPA. terus setelah bedug dan makan takjil, adik-adiknya diarahkan untuk shalat maghrib dan kemudian berbaris untuk mendapat makanan dan souvenir. meski jumlahnya kurang, kami ternyata masih simpan cadangan snack buat dibagiin. setelah acara ternyata tempatnya berantakan to the max, maka jiwa ke-sekti-anku terpanggil dan mulai bersih-bersih dibantu teman-teman dan adik-adiknya juga. 

setelah bersih tak lupa kita foto-foto dengan berbagai pose. tidak cukup sampai disana, kami kemudian berangkat ke dcost dan makan malam bersama. meski tidak semua panitia bisa ikutan makan malam, still fun, karena kita makan banyak banget dan cerita lucu tentang adik-adiknya. belum lagi soal korea yang entah mengapa tiba-tiba mendominasi topik pembicaraan dengan aku dan kak setyo sebagai dalangnya. haha. seru lah. alhamdulillah. 

kerja keras selama sebulan terbayar sudah dengan kebahagiaan adik-adik itu. semoga dengan ini mereka setidaknya sedikit terbantu dan senang. :) still, aku sayang anak-anak. 

semoga FBS lancar jugaaaaaa. amin ya Allah. mohon bantuannya teman-teman :) *bow*

bukammal

"bersama orang-orang yang tidurnya memikirkan umat, apalagi bangunnya" 
-adrin-
ini acara buka puasa bersama sebenarnya. bukammal itu akronim dari Buka Puasa Kader, PMM dan Alumni. okesip, maksa? emang. acara ini baru pertama kali diadakan lho. kebetulan aku dan Avita (yak si tinggi cantik yang suka merah) terpilih menjadi Project Officer-nya. pas mau bikin awal-awal sante aja emang. kayak tiba-tiba ada ide "eh bikin yuk!" terus ayuk aja deh semua. haha. dasar kader, spontanisme sejati. 

setelah beberapa minggu menjelang hari H kita panik, banyak halangan soalnya. jadwalnya tabrakan sama jadwal buka puasa angkatan dan buka puasa CERIA. terus tiba-tiba tempat yang kita rencanakan dari awal; rumah kak afifah, gag bisa dipakai karena ada keluarganya yang sedang nginep jadi rempong. terus katering yang awalnya di dokter D gak bisa H-2 karena emang dokternya mau pelatihan ke luar kota sampai seminggu. belum lagi yang konfirmasi datang cuma 11 orang. kyaaa. kalau bukan karena ada mereka-red.anak kader-awa mungkin udh cancel aja deh nih acara. 

rencana Allah emang selalu oke. masalah tabrakan jadwal bisa disiasati dengan jiwa baja dan kesiapan mental serta raga untuk bolak-balik dari satu acara ke acara lainnya. masalah tempat alhamdulillah to the max, ustad abdullah dr ARH ngasih pinjam ruangan cuma-cuma dengan syarat hanya bikin surat. tentang katering, dengan amaizing-nya Avi mengatasi hal itu dengan cara memesan katering mama temen kita, yang mana eh ternyata tidak mau menerima bayaran. tentang yang konfirmasi hadir sedikit ternyata memang karena mereka lagi apatis mau ujian atau pulsa enggak ada, tapi tetep hadir di hari H. alhamdulillah ya Rabb. 

beberapa menit sebelum mulai acara, sempat galau galau juga. yang mau jd MC enggak ada, yang mau tausiyah enggak ada. kyaaa. yaudah, nekat, biarpun akhwat, apasalahnya toh aku jd MC? terus soal tausiyah thanks to Allah yang menciptakan seorang abang adrin paling pintar bikin tausiyah dadakan bahkan dengan tema by request. haaa, i love you full saudara-saudari kader, pmm dan alumni. acaranya meski kurang disana-sini (enggak ada tisu, rundown agak molor, pembawaanku yang terlalu bebas-baru sadar belakangan-sebagai seorang akhwat dan lain lain lain), tapi seru alhamdulillah. 

bertemu dengan pejuang dan pembina sumber daya muslim seperti ini, membakar semangat dakwahku kembali. mungkin aku tidak sehebat mereka, sekuat mereka, semultitalented mereka. tapi aku mau. jadi harus bisa. semangat, allahu akbar!

special thanks to: Avita (yang udh dengan sangat sabar menerima kecerewetanku), da In (yang udah maksa buat tetep diadain hari itu juga), kak Halida (meski gak ikut bukammal, tapi mengijinkanku untuk bolak balik dari acaranya [buka puasa CERIA] ke bukammal), dan semua yang hadir; kak afifah, kak yolan, kak dina, kak kazai, kak amel, gadis, kak wahyu, kak aravinda, kak maha, kak didi, kak adrin, kak azlan, gema, fahrul, faris, kak riky, kak faisal, kak imam dan semua yang mungkin gak bisa aku sebut satu-satu. 

last but not least, special syukur to: Allah yang teramat kurindukan. :)

buka puasa CERIA ;D

"anak-anak adalah warna-warni dunia. aku sayang mereka"
acara ini merupakan penutupan kegiatan belajar mengajar TPA Masjid At Tauhid ARH menjelang libur lebaran. dalam kegiatan ini, ada buka puasa bersama orangtua murid dan anak-anak TPA. dan yang paling amaizing (eaa) adalah adanya penampilan bakat dari anak-anak TPA nya. kebetulan aku diamanahi mengatasi keriwehan anak-anak yang mau nampil nari. awalnya blank to the max (kalau kamu kenal dekat sama aku, kamu gak bakal nyuruh aku nari haha). tapi untung ada adik kelasku yang pro masalah gini-ginian, namanya Nay dan Doria. makasih ya dik atas bantuannya.

setelah mereka pulang ke daerah, tinggalah aku sendirian (merana,eh?) mendidik adik-adik ini menari. awalnya banyak keluhan, seperti mereka sedikit yang datang latihan, sekali latihan banyak mainnya daripada narinya, suaranya pada kenceng-kenceng banget, belum lagi kebiasaan mereka yang suka peluk-peluk. tapi kalau mau sedikit merubah sudut pandang, aku bersyukur sekali, tidak seharusnya mengeluh, dari mereka aku belajar banyak. semuanya ada delapan orang, yuk kenalan.

Suri
kalau boleh dibilang, dia sosok paling dewasa di tim nari. selalu minta nari ketika yang lain minta main. selalu dicurhatin teman-teman lain bahkan yang udh lebih dewasa dibanding dia, selalu pengen cepat pulang karena harus ngurus adik dan buat PR haha. aku sayang dia. paling cantik juga soalnya
Krisni
kalau si chubby satu ini mirip aku. eaa. cerdas dan lincah. lari sana lari sini. tapi narinya oke, selain itu hal uniknya adalah dia punya kembaran yang ternyata adalah cowok yang mana bernama; krisnu. mereka sangat berbeda secara fisik, trust me. kalau sejauh pengamatanku, krisni ini bertingkah lebih sebagai kakak pada krisnu, mereka dekat sekali. bahkan 'nu', sering hadir ketika kami latihan
Fira
walau badannya paling mungil, namun penyuka warna pink ini pendiem. talk less do more kayaknya anaknya. narinya oke, latihan selalu datang, tapi sedikit sekali ribut atau mengeluh. aaah aku suka model yang kayak begini, gampang diatur hehe.
Dini dan Dina
setelah bertemu dengan mereka, aku percaya kembar ndak mesti sama. bukan cuma krisni dan krisnu kembar tidak identik dalam tim kami, dina dini ini kembar juga. tapi wuaah fisik, sikap, gaya beda to the max banget lah. haha. dini sedikit 'berisi', dengan gaya anak kecil selalu pengen tahunya. sementara dina dengan tubuh 'kemayu', selalu dengan jiwa ke-kakak-an nya,
Fia
fia ini gampang capek, dikit latihan langsung tidur-tiduran. aku cemasnya dia beneran sakit gampang capek. haha. semoga aja enggak. mungkin lebih karena mama papanya kerja, dia dirumah cuma sama neneknya, adik-adik dia yang ngurus semua, padahal baru umur segitu ya Allah :']
Dita
dita ini sedikit lebih tua dibandingkan yang lain, sekitaran SMP lah. anaknya baik, pinter juga. tapi mengalami retardasi mental, sedikit susah berkomunikasi. karena itu dia harus berhenti sekolah, mungkin diledekin temennya atau gak kekejar pelajarannya. padahal cantik dan pinter pula. ya Allah :'] berikanlah Ia banyak kesempatan dalam hidupnya, amin.
Fabi
yang ini suka banget banget sama girlband-girlband indonesia. ampe hapal nama-nama mereka. aku ingat waktu dia pertama kali bertemu, dia bilang aku mirip salah satu personel girlband apa gitu, trus dia malah minta tandatangan x_x bingung. haha.

seru banget lha pokoknya anak-anak ini. aku yang belajar banyak. mereka baik hati sekali, meski aku sempat terlambat atau tidak datang, mereka tetap berbaik sangka. dan tetap peluk-peluk.

makasih ya adik-adik.

euphoria :D

baca-baca blog orang lain, rasanya keren-keren dan bermanfaat. giliran blog sendiri, aku lihat-lihat lagi ternyata banyakan berisi tulisan gag jelas. ingin sekali menginspirasi orang lain dengan kebaikan. mungkin ada baiknya kalau mulai dipikirkan lagi tentang isi dari blog ini, harusnya bagaimana. mungkin bakal tetep ada tulisan gag jelasnya, tapi dikit-dikit mau cerita tentang dunia yang istimewa juga.

selama ini kayaknya aku terlalu berfokus pada apa yang terjadi didalam dada, banyak rasa yang sebenarnya semu semua. setelah direnung-renungi kalau mau cerita, diluar sana hariku sangaaaaat berwarnaaa. sejenak katakan saja 'bodo amat' pada kecamuk dalam dada, dan let's see hal menakjubkan yang beberapa hari belakangan ini aku alami

banyak lho, buka puasa CERIA, bukammal, MAtahari, teambuilding KKIA, bukpus Redaksi MA dan lain-lain. :) let me report.

Thursday, August 2, 2012

Pesan Hujan Pada Senja

Gemetar kakiku belum juga berhenti, meski pintu itu telah menutup sepenuhnya. Menyisakan bunyi gesekan antar engsel yang enggan marah namun tak bisa menolak. Cengkraman tangan ini merecoki susunan indah kelopak bunga di gaun hitamku, seakan mereka akan menahanku cukup kuat. Namun, salah.

Seperti gugur dedaunan di senja musim panas. Satu per satu terjatuh, bagai hujan kebingungan.

***

“Hahaha, kamu masih saja bodoh, Han. Ketika maju, engkau harus sedikit berlari dan kemudian melompat agar dapat melakukan shoot yang benar. Dan tinggi badanmu itu, apa-apaan”, diiringi senyum khasnya yang menghentikan kekesalanku.

Tawa lebarmu itu membuatku hampir menangis, An. bodoh!

Tak ada senja yang lebih kunanti, dibanding senja musim panas kita. Ketika kakiku masih setinggi tanaman kaktus dihalaman rumah. Saat senyummu membuat kedua mata sipit itu tenggelam dalam-dalam. Tak ada permainan yang lebih kugemari, dibanding pertandingan basket kita. Yang meski jarang sekali ku menangi, namun selalu membuatku bermain kembali. Ketika rambut-hitam-ala-putriku masih boleh dikuncir kuda dan menari-nari. Saat suara rendahmu masih saja mengutuki permainan bodohku.

“Engkau akan takjub suatu hari, An!”, kataku sembari kembali merebut bola
“Akan apa?”
“Aku”

Sebelah alis mata hitam itu meninggi, diiringi kembali tawa renyah tanpa hentinya. Yang ternyata memanggil hujan.

“Sepertinya mereka tidak suka kita berdua”
“Hm? Siapa?”
“Senja dan Hujan. Ingat, saat kita berlatih untuk pertandingan basket paling penting di sekolah, hujan juga datang. Menghentikan permainan. Ah, bukan. Kurasa, hujan menyukaimu. Namun ia membenciku”

Kadang-kadang aku tidak mengerti perkataan lelaki sombong ini, pikirku. Mengapa pula ia kemudian membicarakan hujan dan senja. Suka dan benci. Heh, aku tidak suka hal-hal melankolis itu. Ah. Mungkin harusnya aku sedikit memperkenalkan diri.

Namaku Hana. Jangan tanya. Memang hanya Hana. Terus, kenapa? Kedua orangtuaku mungkin terlalu sederhana. Mereka menyukai bunga dan jadilah namaku Hana. Jangan bayangkan aku gadis manis penyuka boneka. Hanya pemain basket putri yang tidak suka baca cerita. Bagiku, musik hip-hop lebih penting dibanding baju-baju indah ala putri kerajaan itu. Maka jadilah aku. Dan ini, Andra.

***
   From: Andra
   “Siapa?”

Aku tahu. Aku tahu Andra akan bertanya. Aku tahu ia akan tahu. Hanya saja aku tidak mau, harus bagaimanalah aku menghadapinya. Sejenak ingin kuhapus pesan singkatnya dan melupakan saja. Tapi sesuatu dari dalam diriku marah, menolak kebodohan itu. “Balas saja! Memang kenapa?” bentak seorang Hana didalam sana.

   To: Andra
   “Assalammualaikum. Apa?”

Bodoh.

   From: Andra
   “Waalaikumsalam. Tidakkah engkau berubah, Hana? Sesekali hentikan keluguanmu itu. Aku susah, Hana. Susah mengumpulkan keberanian kembali bertanya, setelah semua perubahanmu. Tidakkah engkau berubah, Hana? Setelah mengambil keputusan besar itu, aku pikir kita tidak akan sesusah ini. Katakanlah, wahai sahabatku jika engkau masih seorang Hana, siapa lelaki itu yang telah melamarmu?” 

Haha. Bukankah selama ini, engkau yang terlalu lugu, An? Aku yang terlalu bodoh, memang. Namun keluguan telah menahanmu dari pertanda senja dan hujan. Bermalam-malam aku hantarkan pesan padaNya, agar hujan sampaikan padamu tentang kita.
Allah melarangku, Andra. Karena ketika aku mengatakannya, Ia tahu hatiku akan goyah.

   To: Andra
   “Andika, namanya”

Saudara lelakimu.

***
Gaun hitam kesukaanku memang indah. Sedikit aksen bunga dipinggir pinggang membuatnya semakin manis. Hijab berwarna perak yang menghiasi wajahku sedikit perlu dirapikan. Maka kuletakkan saja bros serupa tetesan hujan dipinggirannya. Hujan yang menyukaiku. Hujan yang kusukai.
Handphone berdering.

   From: Andika
   “Assalammualaikum, Na. Sudahkah engkau siap? Bersiaplah sedikit lebih lama ya :) Adik-adikmu mengajakku bermain bola terlebih dahulu. Kata Ayah, mereka akan merajuk jika aku pergi begitu saja membawamu. Di seberang pagar. Tidak apa-apakah?” 

Aku juga akan merajuk tentunya, Dika.

   To: Andika
   “Waalaikmsalam. tentu :)”

Seberang pagar? Lapangan basket ya. Jendela kamarku membuat pemandangan itu semakin jelas. Aku merasa gamang. Lelaki itu, yang sedang bermain dengan adik-adikku, benarkah ia imam kehidupanku? Sudahkah aku pantas mendapatkan kesempurnaannya? Dengan senyum ribuan watt-nya saja aku bahkan merasa rendah diri. Kegamanganku bukan hanya karena aku merasa belum siap. Namun juga karena aku tidak punya rasa. Rasa yang seharusnya seorang muslimah jaga untuk imam kehidupannya. Rasa yang teramat berharga seperti kasih Aisyah pada Rasulullah. Seperti sayang Laila pada Majnunnnya. Namun aku, Hana, tidak punya. Untuk Dika.  
Kembali berdering.

   From: Andra
   “Jangan. Kumohon. Aku akan pulang. Sekarang!”
Seperti gugur dedaunan di senja musim panas. Satu per satu terjatuh, bagai hujan kebingungan..

Saturday, April 28, 2012

Gelas

"don't judge others feeling, we don't even know how painful it is"

          Ayash membuka matanya, sedikit sulit karena memang kini kedua bola mata indahnya sedang bengkak dan memerah. Sisa semalam. Ayash meraba-raba tepian meja yang mampu dijangkaunya, meski kemudian hanya memperparah keadaan karena gelasnya jadi berantakan. 
"..." 
          Ayash terduduk. Bersandarkan bantal yang telah basah. Menutupi kedua belah telinga dengan telapak tangan mungilnya, Ayash berusaha tak mendengarkan apapun. Sedikit bersiul menyenandungkan melodi soundtrack anime kesukaannya, berusaha menyelusupi ruang hampa langit-langit kamar. 
          Menelusuri detik-detik waktu kebelakang, yang telah berlalu namun tak mampu meninggalkan Ayash begitu saja. Mereka berputar-putar menarikan serangkaian tarian klasik dikepalanya. Pusing. Ayash dan usianya yang belum genap sepuluh, sudah pusing. Mengusir memori buruk dikepalanya tentang bagaimana, seorang lelaki bejat penuh amarah menampar Ibu yang sangat dimuliakannya. 
          Tahu letak arteri karotis? mungkin tak pernah orang lain bayangkan, anak perempuan kecil berambut kepang dua yang manis itu, tahu. dan pernah memikirkan bagaimana cara menyayatnya. atau bagaimana ketika usianya baru beranjak bangku sekolah dasar, ia telah memahami cara menciptakan fenomena syok hemorragik yang heboh sembari tetap memperpanjang waktu kematian. ironi? 
          Karena dibalik senyum selamat pagi setiap harinya, tersimpan amarah diam sarat makna? Karena dibalik tawa ceria setiap bermain bola, terbenam pikiran cerdas seorang pembalas dendam yang kejam? Atau karena dia hanya anak kecil polos yang berubah seram, korban dari ketidaksempurnaan orangtuanya? 
          Senandung dan setapak kenangannya terputus begitu saja, lelaki itu membanting pintu kamarnya. Serpihan gelas bergetar karena geraman lelaki tua paruh baya. Ayash menarik selimut hangatnya jauh menutupi mata, tak sanggup menatap langsung mata merah penuh murka. Detak jantungnya seakan berhenti ketika kemudian selimut nyaman tersebut ditarik paksa lelaki tua. Seraya menggumamkan entah kata-kata kutukan apa, ia mengenggam tangan mungil Ayash, memaksanya keluar dari persembunyian.
“Enggak. Enggak. Apa sih, pa!”
          Tak sanggup mempertahankan gejolak hati kecilnya, bola mata Ayash basah berkaca-kaca. Dengan keras tarikan itu tak dapat ditolaknya, entah apa lagi yang akan dilakukan lelaki tua ini, pikirnya. Sepanjang koridor dihadapan kamarnya, Ayash mengikuti saja. Terlihat ibu penuh tangis seperti biasa, disudut meja makan, meringkuk kedua belah lutut dan kakinya. Geram. Tapi, belum saatnya, pikir gadis manis berkepang kusut itu kini.
          Melewati tatapan ibu yang khawatir begitu saja, sang lelaki menuju dapur dan menggenggam sesuatu yang baru saja ditarik-kasarnya dari rak perabot. Kilau dan tajamnya begitu jelas di mata Ayash yang kini telah menjadi banjir akan air mata. Meronta-ronta, setengah tidak percaya bahwa lelaki bejat ini akan benar-benar melakukan hal-hal bodoh yang selama ini hanya dalam bayangannya.
“Kau, Arni! Tidakkah kau kira aku serius, hah? Hentikan pekerjaan bodohmu itu, atau aku akan bunuh anak kecil cengeng ini! Dengar!!”
          Hahaha. Sulit. Hahahaha. Entah dengan cara apalagi aku harus menggambarkan bagaimana kacaunya hati Ayash. Seakan tak sudi disentuh tangan kotor lelaki tersebut, Ayash menggigit pinggiran jari-jarinya, hingga Ayash dapat berlari dan bersembunyi didalam lemari kuali, menghiraukan teriakan histeris ibu yang entah sejak kapan mulai menyemarakkan drama sempurna ini.
          Ayash.lelah.
          Dalam hati, beribu kali mungkin ia juga telah bertanya
“Tidakkah ibu juga lelah?”
          Maka mengapa ibu tidak mengakhiri semuanya? Sulit memang baginya yang belum memahami hal-hal gila yang bisa dilakukan orang dewasa atas nama rasa. Maka, dengan nafas yang tersisa, ditengah hiruk pikuk klimaks drama malam ini, Ayash berlari keluar dari tempat persembunyian. Berlari lurus menuju kamar. Menggenggam sesuatu yang sekejap saja menimbulkan luka di genggamnya.
          Ceritanya, hidupnya, ayahnya, ibunya, bantalnya, kamarnya, kepang rambutnya, mejanya, lantainya, langitnya...
ah. pecahan gelasnya. semua akan segera menjadi diam.

Tuesday, March 20, 2012

idola nomor 5 saya :")


kaget?
haha. jarang-jarang kan saya pajang foto seseorang di blog pribadi ini. ada yang ga tau siapa idola nomor 5 saya ini? sebenarnya saya jarang mengidolakan sesorang lho. saya tipe yang skeptis kalau boleh dibilang. hehe. tapi setelah sedikit kepo-kepo, saya sangat terinspirasi dengan sesosok lelaki diatas.

let me begin...

beberapa waktu lalu, seperti biasa saya menonton film korea via youtube, tiba-tiba saya dengan iseng memilih salah satu m/v yang menjadi soundtrack dalam suatu film. judulnya Haru-Haru (maksudnya Day by Day). waah. lagunya bagus. nama boybandnya BIGBANG. tapi waktu itu saya masih biasa aja. disuatu kesempatan berbeda, ketika luang dan ga ada kerjaan, saya search di youtube dengan keyword BIGBANG. sesaat saya agak kaget. berapa biasanya jumlah views yang anda lihat pada sebuah video di youtube? 1000? 100.000? semua video BIGBANG di youtube diviews selalu hampir oleh 5 jutaan orang. spesial banget kayaknya. karena emang pada dasarnya saya kepo kan ya, saya tontonin semua m/v nya. eh, keren ternyata. m/v selesai saya beranjak ke reality show. wah menarik juga.

setelah beberapa lama kepo, saya sangat tertarik. pertama kali saya menunjukkan salah satu video musik mereka ke teman saya, ia langsung terkejut. selain karena memang saya dulunya dan memang seharusnya bukan tipe cewek yang mengidolakan boyband korea, namun ia juga terkejut karena menurutnya mereka jelek tidak cakep. teman saya itu bahkan tidak mendengarkan lagu mereka sampai selesai karena dandanan mereka yang nyentrik cukup mengganggunya. fuuh. ya saya memang tidak bisa memaksakannya, bukan? aneh memang. honestly, saya lebih suka main basket dibanding boneka barbie, lebih sering tanding bola berdarah-darah dibanding belajar nari, tapi saya memang bukan tipe cewek yang suka korea biasanya (dipikiran saya, biasanya cewek yang suka korea adalah cewek yang manis. believe me, saya gak manis). namun entah mengapa mulai saat itu, saya tertarik dengan boyband yang satu ini. sangat.

saya pun mengikuti perkembangan mereka. mulai dari m/v, reality show, news, album semua saya kepo-in selama beberapa bulan belakangan. awalnya saya suka BIGBANG karena mereka unik. jarang kan, boyband yang setiap personelnya juga ternyata punya album solo sendiri-sendiri, biasanya mereka berani rame-rame. jarang banget juga boyband korea yang mau ambil hip hop plus electronic pop, biasanya mereka mellow gitu kan lagu-lagunya. jarang lho boyband korea yang bisa punya fans fanatik hingga negeri paman Sam dan Eropa. pokoknya bagi saya waktu itu BIGBANG unik! jd saya suka, hahaha #selfish mode:on. tapi setelah kepo lebih jauh lagi, ke-idola-an saya menjadi agak spesifik, saya mulai tertarik dengan sosok dibelakang semua keunikan BIGBANG, their leaders, GD.

perkenalkan...
idola baru saya, idola nomor 5, GD atau G-Dragon, nama aslinya Kwon Ji Yong. ia lahir tahun 1988, itu artinya kini ia berusia sekitar 24 tahun (eh? bener gag ya?). yaah seumuran abang sepupu saya yang baik hati :P yap, in my opinion, dia dalah sosok besar yang melatarbelakangi keunikan BIGBANG sebagai sbeuah boyband. memang, personel lain ga kalah berbakat dan hebat, tapi GD menyatukan mereka dalam sebuah harmoni kesempurnaan. GD adalah pemimpin mereka. sebagai seorang idola saya rasa ia nyaris sempurna. suaranya, dance-nya, wajahnya, kepemimpinannya, perhatiannya, kecerdasannya, talentanya. oya, FYI, talentanya bukan hanya menyanyi, tapi juga menulis lagu. bukan hanya menari, namun juga menciptakan koreografi. bukan hanya perform dengan baik, melainkan juga menyempurnakan performa anggotanya. bukan hanya tampil modis, tetapi juga menjadi fashion stylist. mulai tertarik?

belum selesai. yang paling meyakinkan saya untuk meletakkan ia diposisi yang cukup tinggi (idola nomor 5) saya adalah  perjuangannya, kerja kerasnya. beberapa saat yang lalu saya menghabiskan waktu menonton serangkaian film dokumenter mengenai masa-masa dimana mereka menjadi trainee. di korea sebelum kamu boleh debut sebagai artis, kamu harus dilatih mati-matian untuk jadi artis yang pantas. ketika saya menonton episode khusus GD, saya benar-benar terinspirasi. dia, benar-benar membuat saya merasa pemalas. seriously, dia benar-benar pekerja keras. kalau melihatnya sekilas mungkin kita berpikir dia lebih sering belanja, jalan-jalan, tebar pesona dan lain-lain.

dari film dokumenter itu dan pengetahuan saya hasil kepo selama ini, ia sangat sering begadang justru untuk menulis lagu. ia tak pernah bolos kelas pada saat jd trainee dan selalu tampil maksimal meski itu cuma latihan. meski capek, ia justru menghibur dan menyemangati anggota-anggotanya. meski bosan, ia berlatih lagu yang sama, gerakan yang sama, beratus bahkan mungkin beribu kali hingga sempurna. skandal? sering banget, soal cewek, plagiarisme hingga yang baru-baru ini soal marijuana. tapi ia tak menyerah, meski jatuh berulang kali, berdiri dan berlari lagi selalu menjadi keahliannya. sakit? jangan tanya berapa kali, tapi meski demikian ia tetap menyanyi, menari, belajar. pasti dia pusing. :"]

penasaran? :)
silahkan cari tahu lebih banyak tentang dia, saya sudah kehabisan kata-kata, hehe. dengerin juga lagu-lagu mereka ya, dengan seksama rasakan dalam-dalam hasil kerja keras mereka. for you GD, keep up the good work dan terimakasih karena telah menginspirasi saya \^^ saya akan berjuang, fighting!

Monday, March 19, 2012

that random-cheerful little girl :D

ceria. kamu pikir saya ceria?
satu kata yang kamu selalu anggap merepresentasikan saya.

saya ceria. mungkin karena dulu, sewaktu kita anak anak baru beranjak dewasa saya masih suka mencubit lengan kekarmu karena mengejek saya tidak bisa main basket. mungkin karena saya masih suka melakukan high-five kita yang selalu berakhir tawa keras hingga sakit perut. mungkin karena saya masih bisa menginjak kaki kamu keras-keras karena menarik ujung rambut saya.

saya ceria. mungkin karena dulu, sewaktu kita remaja akan dewasa, saya masih bisa berbagi pembahasan soal biologi sambil sesekali mengatakan 'dasar bodoh'. mungkin karena saya masih bisa meneriakkan nama kamu keras-keras disamping lapangan sembari mengutuki "larinya yang kencang dong! haha". mungkin karena saya masih bisa mendengar cerita sastra kamu yang berputar-putar dan panjang saat kita duduk diteras asrama pelatihan.

jika hal-hal itu yang membuat kamu menyatakan saya ceria
maka kini maaf saja saya tidak lagi bisa. seceria yang kamu kira.
dan kamu tahu mengapa?

saya bukan lagi anak anak baru beranjak dewasa atau remaja akan dewasa.
lagipula, yang terpenting adalah karena..

entahlah saya tidak bisa menuliskannya.

our future will totally different. mine, is going to be rough and severely hard. just don't want to get you trapped here, looking sadly on me who keep falling down and stand up then falling down again
please just cheer your self up, always. 

Tuesday, January 31, 2012

masih tentang Good-Natured Realist

child care? yeee \^o^/ i'm a good mother wanna be. amin :)
sumber : google picture

The Good-natured Realist

tes kepribadian ini bagus lho. 

hasilku : 
Good-natured Realists like you are warm-hearted, helpful personalities. You do your work conscientiously and you have a pronounced organising talent. You are committed to traditional values. The family in particular is extremely important to Good-natured Realists. Your greatest pleasure is making yourself useful and taking care of other people. But you do not like pushing yourself to the fore; you prefer to fulfil your tasks out of the limelight. Good-natured Realists are real workaholics; you are very reliable and nothing is too much for you when it is a question of completing a project. Thoroughness, conscientiousness and sense of duty are your strongest points. You prefer established and familiar situations to new and unknown situations.

In dealing with others, Good-natured Realists are considerate and obliging; you are always happy to put aside your own requirements in the interest of your family and friends. Your home very well cared-for, cosy and tidy. Your perfectionism on the one hand and your aversion to delegating tasks on the other hand often lead to you taking on too much both professionally and privately. You cannot stand discord; conflicts make you very unhappy. One could almost describe you as being harmony-addicted - and this sometimes leads you to strongly neglect yourself and your own wishes because you are unable to bring yourself to put up a fight.

As a Good-natured Realist you are one of the introverted personality types. Consequently, you don’t appreciate too much commotion around you so you can devote yourself to your task with sufficient intensity and concentration. You can work very well alone and while being immersed in a task, you don’t appreciate to be continuously interrupted or disturbed.

Nevertheless, your need for harmony and your adaptability make you a good team worker if necessary. Therefore, you are relatively flexible when choosing your working environment, and have the ability to decide which setting you prefer. A profession that gives you the feeling that you are doing something for other people is important to you. Good-natured Realists are very caring people and enjoy taking care of others. Despite your introverted personality and because you are a feeler-type, it is easy for you to put yourself in the place of others and sense their needs. You are most comfortable in a one-on-one situation; you are less enthusiastic about delivering speeches to major groups. At any rate, when choosing your profession, make sure to surround yourself with people who share your personal ideals and convictions, and on whom you can count to work with you. Too many obstacles to your caring for and supporting others make you unhappy.

For you, it is important to depend on a clear and structured workflow. You need time to prepare yourself for new demands, possibly acquire new competencies, and finish one task after the other. As a matter of fact, you are less opposed to routine work than many other personality types. To a certain extent, you don’t mind dealing with them. In your workday, some diversions should naturally be available, but juggling three balls at the same time isn’t something you enjoy doing because you would be concerned that the quality of your work would suffer. That would be a nightmare for your perfectionist expectations of yourself and your accomplishments.



how is it? do you think it's really me? :)
kamu? silahkan : www.ipersonic.com 

Tuesday, January 24, 2012

why did the disease choose me?

pagi hari yang wangi seperti ani-ani

sebenarnya saya sedang turun semangat. saya mengalami suatu penurunan yang menurut saya cukup drastis dalam hal pendidikan, belakangan ini. beberapa hal tidak berjalan sesuai dengan rencana. hal yang saya janjikan pada orangtua pun, akhirnya untuk kali ini, terlanggar oleh saya. saya benar-benar tidak enak. kecewa pada diri sendiri.

namun keisengan tadi malam membuat motivasi saya menjadi dokter bangkit kembali
tau apa? tadi malam saya begadang, hampir tidak tidur sama sekali semalaman. saya iseng, menonton sebuah drama jepang yang berjudul "1 Litre of Tears". baru beberapa episode awal, saya sudah salut pada pemberi judul drama tersebut karena tisu-tisu saya memang sudah berhamburan karenanya.


saya suka sekali. suka sekali drama ini. dulu waktu diadaptasi oleh indonesia menjadi sebuah film berdurasi singkat, saya juga suka sekali. saya belajar banyak karenanya, apalagi pas denger sebuah pertanyaan dari tokoh Aya :
Why did the disease choose me? I cannot carry it, if it's just for the word "fate".
ketika itu. mata saya benar-benar berkaca-kaca. tahu apa yang membuat saya merasa sangat sedih? karena saya seorang dokter. seorang calon dokter yang seharusnya kelak mampu menjawab pertanyaan Aya. "Mengapa penyakit ini memilih saya, Dokter? Saya tidak dapat menanggungnya, jika anda hanya bisa menjawab bahwa ini takdir". tidak. saya pun tidak sanggup menjawab demikian saja. tidak untuk pasien-pasien saya yang akan menghadapi badai besar dalam kehidupannya. untuk pasien-pasien saya yang menaruh harapan besar dalam tiap tutur kata saya, saya tidak sanggup hanya menjawab demikian.

lalu apa?

lalu apa yang bisa saya lakukan jika keadaannya memang demikian? jika memang penyakit ini belum ada penyebabnya, belum ada terapinya. lalu apa yang bisa saya lakukan. baiklah, biar biar saja kata orang apa tentang nilai-nilai saya, biar saja kata orang apa tentang kesibukan yang mengurangi sebagian volume pipi tembem saya, biar saja mereka bilang apa tentang remedial yang saya jatuh bangun hadapi. biar biar saja.
toh, saya menjadi dokter bukan untuk mereka.

tapi untuk pasien-pasien saya kelak di masa depan. untuk pasien-pasien seperti Aya yang menatap mata saya penuh harap atas jawab pertanyaannya. saya tak rela membiarkan mereka berperang melawan penyakitnya, hanya dengan sepenggal kata "takdir" dari mulut saya. saya akan baca, pahami, pelajari, teliti, selidiki, sampai suatu saat saya temukan jawaban lebih dari sekedar takdir, sampai suatu saat saya temukan terapi lebih dari sekedar semangat. walaupun harus jatuh dan bangun, tertawa dan menangis, bahkan berdarah dan terluka, perjalanan ini tidak akan terhenti, saya janji. pada diri sendiri. saya janji. jika Allah mengijinkan, saya harap saya dapat menjadi perantara kesembuhan dariNya. amin.

“Ya Alloh Robb sekalian manusia, hilangkanlah malapetaka. Sembuhkanlah karena sesungguhnya Engkaulah yang menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan rasa sakit” 
(Shahih Bukhori: 5743, Shahih Muslim: 2191).

ganbate yoo \^O^/

Thursday, January 12, 2012

serpihan

saya malu.
terutama kepada diri saya sendiri.
karena telah terlalu angkuh membaca tanda-tanda langit. karena telah terlalu sombong meraba warna-warni temaram malam. sayap saya telah patah. melambungkan diri terlalu tinggi adalah kesalahan saya sendiri. tidak, tidak apa. kini, ketika langit tidak lagi menjadi atap bagi dunia saya, Anda cukup menjauh saja. sungguh. tinggalkan saya sendiri, dan semua akan benar-benar baik-baik saja.
dan
saya berjanji, untuk bangkit lagi, jauh lebih tinggi. dari Anda dan dunia Anda. hingga menjadi debu saja bintang saya selama ini. saya berjanji, untuk tidak ada tangis lagi, setelah malam ini. selamanya. hingga hati saya menjadi baal akan luka, sebesar apapun itu. saya berjanji untuk menjadi yang terbaik. dari mereka yang Anda beri hati. hingga sayalah bintang bagi seseorang yang akan sangat amat saya hargai, esok hari. saya berjanji. 
lagipula
saya punya Allah. Ia yang menciptakan Anda dan saya. Ia punya kekuatan tak terbayangkan. maka mudah bagiNya, menjatuhkan serpihan kekuatan itu kedalam jiwa saya. saya punya Mama. yang entah dengan apa, mampu menopang beban hidup sebesar dunia hanya dengan pundak hangatnya. maka sempurna baginya, menyelusupi kemampuan itu kedalam pribadi saya.
hingga suatu hari nanti. saya mampu menghadapi dunia dengan berani (lagi).
:)

ps. terimakasih dan maaf. untuk diri saya sendiri. terimakasih untuk perjuangannya. maaf untuk luka-lukanya. semoga cepat sembuh, semoga cepat dewasa. 

sudah lama~

Mohon maaf ya. Saya lupa passwordnya, haha :)
Yak semangat menulis lagi yooo \^^/