mungkin ini cuma rangkaian huruf acak yang tak punya arti, namun aku harap kita semua membacanya dengan hati hingga menjadi berarti..
jumat, 21 Agustus 2010
dalam keadaan mata tertutup, di tengah bentakan dan hardikan senior, aku berdiri dalam sebuah ruangan
yang bisa kurasakan hanya dngin dan bau yang menyengat
yaa,sebenarnya aku tau ini tempat apa
sudah lama aku tahu, bahkan sebelum acara ini dimulai
namun keadaan nya menjadi berbeda saat aku berada dalam situasi sesungguhnya
sesaat, bentakan dan smua ocehan mereka berhenti, hening
dan dingin
mereka memerintahkanku untuk membuka mata
dan yang kulihat hanya sebuah meja besi dengan sesosok tubuh kaku di atasnya
ini bukan pertemuan ku yang pertama dengan mereka, namun sungguh baru kali ini ku dapat mengerti arti pertemuan kami
mereka
pahlawan kami
terbujur kaku di atas meja2 besi, disusun seperti sarden beku di dalam lemari, digenangi formalin sebanyak-banyaknya tanpa henti, hingga biru dan kaku tubuh itu
yang kusadari saat ini adalah bahwa
dalam hening
bahkan dalam gelapnya dunia mereka kini
aku tau bahwa ternyata telah begitu banyak hal yang mereka berikan
telah begitu bergunanya mereka bagi dunia kami
telah begitu bermanfaatnya mereka bagi orang banyak
justru jka hendak dikatakan, merekalah yang telah menyelamatkan banyak nyawa
merekalah yang lebih berjasa dibanding kami
dan saat itu aku bertekad
untuk memperjuangkan pengorbanan mereka agar tidak sia-sia
wahai para dokter-dokter muda
pengorbanan mereka dan semua tanggung jawabnya, terletak ditanganmu
No comments:
Post a Comment