Saturday, November 27, 2010

cuma satu bintang

10 November 2010, di kamar kos ku...

Telah tiba saat dimana mulai kutemukan lagi irama kehidupanku.saat dimana suara rapuhku kembali menyenandungkan melodi indah itu.saat dimana diri ini mulai berdiri dan bahkan berlari di atas kakinya sendiri.saat dimana tangan lemah ini telah mulai berani berkarya kembali.saat dimana, aku kuat dalam pertahananku.sendiri.

Sesaat itu, semua terasa menyenangkan.hilang.aku tenang, fokus bahkan semangat merencanakan keseluruhan hidupku.mimpi2 itu serasa dekat.
Sesaat itu rasanya, Tuhan mengenggam erat hati dan pikiranku.menyempurnakan fungsi keduanya.dan tidak ada lagi ragu,cemas,atau apapun itu, sesaat dimana Ia mengenggam diri ini erat.

Namun, kusadari.ketika melihat kembali dengan lebih teliti.selama ini aku hanya berlari, berusaha menjauhi.
sayangnya, bumi ini bundar.karenanya, ketika menatap langit kelam itu masih di atas sana, selalu kutemukan satu bintang.dan pertahananku selalu runtuh karenanya.

Ingin kumaki diri ini, diri yang begitu bodoh
"ITU CUMA SATU BINTANG!!!BODOH!"

cuma satu bintang, tapi seluruh hati ini berbunga hanya karena senyumnya
cuma satu bintang, tapi seluruh jiwa ini remuk hanya karena sedihnya
cuma satu bintang, tapi.

Allah.
segerakanlah matahari
datangkanlah pagi
usir semua kebodohan ini
Allah.
genggamlah kembali
rengkuhkanlah sayap2 malaikatMu pada diri ini
hingga tak kusadari lagi lelapnya mentari dan kelamnya hari.
hingga tak kutatap lagi, tak kulihat lagi, atau biarkan bumi berhenti berotasi.

No comments:

Post a Comment