Sunday, August 11, 2013

25Hari25Tulisan #8 Surat Kesayangan

surat yang kusayang ini pertama kali kenal waktu SMA. awal-awalnya aku bahkan ndak tau surat ini begitu istimewa. tapi setelah salah seorang adik kelasku yang hafidzah membacakannya di hadapan seluruh angkatan, aku sadar surat ini bagus dan aku suka!

Ar Rahman

adalah surat ke 55 pada alqur'an yang terdiri atas 78 ayat. surat ini secara eksplisit mengulangi satu ayat berulang-ulang kali yakni "Fabiayyi âlâi Rabbikumâ tukadzdzibân" yang artinya "Then which of your Lord's blessings would you deny?". Surat yang judulnya menggunakan salah satu nama agung Allah ini seolah menanyakan berulang kali ke kita manusia yang bandel, kamu tu mau ngoyo mana lagi, nikmatnya mana yang kamu mau dustakan. hadu mau nangis dong kalau diinterogasi begitu hiks. sangat indah, begitu indahnya, hingga Rasulullah dalam sebuah hadits menyampaikan;

Abdullah bin Mas'ud melaporkan bahwa Muhammad berkata, "Semuanya memiliki perhiasan, dan perhiasan dari Al Qur'an adalah Surah ar Rahman" [Baihaqi di Shuab al Eiman]

selain keindahan bahasanya, Ar Rahman juga dikenal dengan konten suratnya yang mengungkap banyak fakta keren.

misalnya ayat yang artinya sebagai berikut: “Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu. Antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing.” (Q.S. Ar-Rahman:19-20)". Ayat ini menceritakan tentang sebuah fenomena pertemuan dua jenis laut yang bertemu tetapi tidak saling melebur. dapat dilihat pada gambar pertama di bawah, tampak jelas batas antara kedua lautan tersebut. fenomena ini beneran ada lho, tepatnya di selat Gibraltar yakni sebuah selat yang memisahkan benua Eropa dengan benua Afrika, antara negara Maroko dengan Spanyol. batas ini terbentuk dari pertemuan kedua lautan yakni Mediterania dan Samudera Atlantik. keduanya memiliki karakteristik yang amat berbeda, suhunya berbeda, kadar garam berbeda, kerapatan air pun berbeda. diantara keduanya terbentuklah tegangan permukaan yang membatasi keduanya saling melebur. secara visual pun terlihat jelas, warna air lautan samudera atlantik lebih terang dan cerah sementara warna laut mediterania itu lebih gelap. subhanallah, Maha Agung Allah yang menciptakan. untuk lebih lanjutnya bisa baca di blog ini

Batas laut Mediterania dengan Samudera Atlantik

Selat Gibraltar

selain itu terdapat pula pemaparan sebagai berikut: "Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti minyak. maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?”(Q.S. Ar-Rahman:37-38)". ayat ini menceritakan fenomena langit yang akan terbelah bila kiamat dan berwarna merah. terdapat sebuah gambar yang diambil oleh  teleskop luar angkasa NASA bernama Hubble pada tahun 1994. gambar ini diinterpretasikan ahli sebagai fenomena matinya (kiamatnya) sebuah bintang yang memberikan gambaran seperti terbelah dan berwarna merah. cantik ya :D


Potret kemerahan yang tertangkap teleskop Hubble

Asik ya? meski udah mutlak kebenarannya dan tidak butuh pembuktian, tetapi indah dan bangga sekali rasanya kalu menemukan penjelasan tentang kebenaran surat kesayangan. masih banyak lagi fenomena keren yang diceritakan dalam surat Ar Rahman ini. silahkan simak ya dan pelajari sendiri. teman saya Yani jg telah mengungkap fadilah membacanya. sempat terpikir menagih hapalan surat indah satu ini ke sang Imam Kehidupan (eh kok ngaco?) haha. semangat :D :)

No comments:

Post a Comment