selamat malam.
seperti biasa saya merasa kalian selalu menyukai saya, saya pun demikian.
ketika usia saya dibawah lima, kalianlah teman bermain paling luar biasa. meski kemudian harus berbayar bentakan papa atau ceramah panjang mama, saya tidak pernah jera. semasa saya sudah ahli dalam memainkan aksara, kalianlah selalu pujaan saya. jangan bandingkan dengan karya pak Sapardi yang mulia, ia memang paling luar biasa. setidaknya saya senantiasa setia. sewaktu agama telah mewarnai jiwa saya sepenuhnya, saya tidak melewatkan kesempatan sedikitpun berdoa ketika kalian berjatuhan kebingungan menghantam bumi bagai dedaunan musim gugur. seketika dunia saya bermain dalam kelam, saya suka sekali membahas wewangian yang kalian tinggalkan. saya baru mengenal istilahnya, petrichor, begitu kata teman saya si ahli sastra. saya tidak tahu dari mana ia tahu. saya sulit sekali mereka-reka. namun saya suka, petrichor.
ketika usia saya dibawah lima, kalianlah teman bermain paling luar biasa. meski kemudian harus berbayar bentakan papa atau ceramah panjang mama, saya tidak pernah jera. semasa saya sudah ahli dalam memainkan aksara, kalianlah selalu pujaan saya. jangan bandingkan dengan karya pak Sapardi yang mulia, ia memang paling luar biasa. setidaknya saya senantiasa setia. sewaktu agama telah mewarnai jiwa saya sepenuhnya, saya tidak melewatkan kesempatan sedikitpun berdoa ketika kalian berjatuhan kebingungan menghantam bumi bagai dedaunan musim gugur. seketika dunia saya bermain dalam kelam, saya suka sekali membahas wewangian yang kalian tinggalkan. saya baru mengenal istilahnya, petrichor, begitu kata teman saya si ahli sastra. saya tidak tahu dari mana ia tahu. saya sulit sekali mereka-reka. namun saya suka, petrichor.
hujan,
hanya perasaan saya saja atau Ia memang mengerti hubungan kita?
ketika hati saya begitu bergemuruh, Ia mendatangkan hujan lebaat sekali hingga orang-orang panik. ketika saya bosan dan ingin menangis, gerimis pelan-pelan Ia kirimkan menemani. ketika saya sedih kalian usai pertunjukkan, saya dikirimkan wewangian sempurna yang kalian ciptakan. bukan, bukan saya tidak suka cerah, hanya saja saya rasa kalian benar-benar berkah.
ah saya hanya terlalu geer. harusnya saya jera, karena kata orang-orang mestinya saya sudah dewasa.
hanya perasaan saya saja atau Ia memang mengerti hubungan kita?
ketika hati saya begitu bergemuruh, Ia mendatangkan hujan lebaat sekali hingga orang-orang panik. ketika saya bosan dan ingin menangis, gerimis pelan-pelan Ia kirimkan menemani. ketika saya sedih kalian usai pertunjukkan, saya dikirimkan wewangian sempurna yang kalian ciptakan. bukan, bukan saya tidak suka cerah, hanya saja saya rasa kalian benar-benar berkah.
ah saya hanya terlalu geer. harusnya saya jera, karena kata orang-orang mestinya saya sudah dewasa.
