Tuesday, May 17, 2011

hei sist :)

 

i'm really sorry for not being there.
i'm really sorry for must take this long distance
i'm really sorry for every single thing that showed "i don't care"
  i'm truely not a good one. 
but, girls, i know you are stronger than me. i believe in you.
please, just don't give up.

 love you.
~just an uneasy-to-say feelings for my little sisters~

friends :')

 Setujuuu *\^^/*



Betul, betul, betul >3<



 Teman2, miss u :)

Saturday, May 14, 2011

menjadi kuat, hm? :)

malam sabtu dimana seharusnya secangkir kopi menemaniku merenung-renungi neuroanatomy...

teringat masa masa kelas 3 smp, seru banget sebenarnya. tapi bagiku agaknya sedikit menjadi lebih berat karena beberapa hal. semua, ya semua memenuhi relung pikirku ketika itu. dan yang kulakukan agar terus bertahan hanya lah menulis satu kata berulang-ulang di tiap lembar kertas yang mampu aku temukan. satu kata yang ternyata cukup ampuh membuatku berdiri dalam kegamangan sesaat. "Be Strong" ya, cuma satu (ups, apa dua kata ya itu? haha) itu yang selalu aku tuliskan, dimana saja, buku catatan, scheduler, buku matematika, buku bahasa hingga kertas tissue.

"Menjadi Kuat" atau "Jadilah Kuat".
Kuat? hm. definisinya luaaas banget ternyata, kamu bisa baca disini : http://www.artikata.com/arti-336639-kuat.html

Bagiku, menjadi kuat lebih kepada bagaimana seseorang seharusnya mampu menanggung beban (secara konkret maupun abstrak) hingga batas kemampuan dia.

Secara konkret, aku suka merasa sedikit agak "kuat" ketika mengangkut pakaian kotorku yang hampir mencapai belasan kilogram seorang diri ketempat laundry yang jaraknya sekitar 200 meter dari rumah, haha. Ketika itu beberapa laki-laki, bahkan seorang tukang ojek bertubuh kekar pun hanya terpana melihat beban yang aku bawa (aku heran, kok dia gak gentle sekali, bukannya menawarkan bantuan malah terpana, haha).

Nah, secara abstrak, ketika kelas 3 smp itulah aku merasa agak "kuat".

Teman-teman, menurutku nih, hal tersulit saat berusaha menjadi kuat adalah karena kacamata kita terlalu sempit. terlalu sempit untuk melihat luasnya rencana Allah. terlalu sempit untuk mereka-reka besarnya karunia Allah. terlalu sempit untuk menyejajarkan langkah dengan KekasihNya. terlalu sempit, memang. Sepertinya kita (red: termasuk aku), untuk menjadi kuat, memang berat. Tapi aku tahu, Ia suka saat aku menjadi kuat. maka aku pun akan berusaha sekuatnya menjadi seperti yang Ia suka. :)

ayo teman2, mari kita menjadi mu'min yang kuat! Allahu akbar! 
 
Dari sahabat Abu Hurairah, Bersabda Rasulullah, “Mu’min yang kuat lebih dicintai Allah dari mu’min yang lemah, dan masing-masing memiliki kebaikan. Bersemangatlah terhadap hal-hal yang bermanfaat bagimu dan mohonlah pertolongan kepada Allah dan jangan merasa malas, dan apabila engkau ditimpa sesuatu maka katakanlah “Qodarulloh wa maa syaa’a fa’al, Telah ditakdirkan oleh Allah dan apa yang Dia kehendaki pasti terjadi”. HR. Muslim


Friday, May 6, 2011

tentang AKU

ini kutemukan di blog lama ku. dan tak pernah kukira, aku sendiri yang pernah menuliskan ini? kemana aku yang itu? :')




"aku.tiga huruf yang terkadang membuatku mengernyitkan dahi hingga berlipat-lipat.
aku.menyebut kata itu, seketika pikiranku terselubung kelam kebingungan akan makna kata itu bagi diri ini. aku, ya cuma aku. yang aku tahu, setidaknya dalam hidupku kini, aku memiliki beberapa peranan. sebagai anak, kakak, teman, sahabat, saudara, sepupu, keponakan, murid, guru, mahasiswi, aktivis, da'i, akhwat, dan lain-lain. tapi itu semua tak cukup untuk menjawab pertanyaan tentang 'siapa aku?'. memandang sesosok tubuh sederhana di muka cermin, aku termenung.
sebenarnya siapa aku?
dalam renungan panjang belasan tahun kehidupanku, meski tak tepat benar, namun setidaknya kini aku dapat memaknai diri ini dengan lebih baik.setidaknya kini aku mengerti bahwa: aku adalah aku, bukan apa-apa, bukan siapa-siapa, hanya hambaNya
dan dari satu peranan itulah, aku memahami banyak hal.
tentang kelebihanku dan segala konsekuensiNya
tentang kekuranganku dan segala koreksiNya
tentang hidupku dan segala warnaNya
tentang matiku dan segala janjiNya
dan yang pasti, tentang aku dan cintaNya"

Friday, April 22, 2011

great university :D

baru bangun jam stengah 9. langsung nyungsep suatu ide. haha :)
kepikiran beberapa universitas terbaik di dunia. (hah?tiba2 banget..)
ini dia beberapa yang aku suka

Tokyo University (TODAI)-Japan
(semoga baik-baik aja pasca tsunami kemarin,amin)

John Hopkins University-Baltimore,US
(bangunannya klasik :) )

 Ludwig-Maximilians-Universität München (LMU)-Germany
(kalo yang ini, aku suka negaranya ^^)

Harvard University-Cambridge, Massachusetts, USA
(ini bagian kantinnya, mirip hogwarts haha)

tapi, untuk yang sekarang, yang paling kucinta emang:
masuk FKUI adalah sebuah mimpi bagi anak kecil seperti aku waktu itu
tapi itu ternyata bisa jadi nyata
jadi, kenapa enggak coba bermimpi lagi? semangat teman2!
^^

“Dream as if you'll live forever, live as if you'll die today.”-anonymous

Friday, April 15, 2011

FSI FKUI :)

 :)
ini salah satu tugas kaderisasi di FSI. aku buatnya H-1 sih, hahaha. jadi agak ngaco, tapi ini sepenuh hati lho :) siapa tahu bisa jadi inspirasi 

 Karena Kebanggaanku Menjadi Seorang Muslimah
“Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam [Ali Imran : 19]”
            Ketika diinstruksikan untuk menulis sebuah essay tentang alasan/motivasi mendaftarkan diri ke Forum Studi Islam (FSI) FKUI, jujur, aku merasa sedikit bingung. Hal ini disebabkan karena aku mendaftar dengan spontan. Ya, begitu saja, seolah tak ada apapun yang melatarbelakanginya. Maksudku, aku mendaftarkan diri untuk beberapa badan lainnya dengan semangat karena aku ingin mempelajari hal-hal baru, seperti jurnalistik di MA dan kepedulian terhadap sesama serta kemampuan bekerjasama di CIMSA. Hal itu karena aku ingin merasakan, mempelajari dan memahami banyak hal dalam masa kehidupan ini.  Namun, badan rohani bukanlah hal baru bagiku. Meskipun demikian, aku malah dengan yakin-atau tepatnya, spontan- memutuskan dengan sepenuh hati, sebagai pilihan pertama, menjadi anggota FSI. Setelah aku pikirkan dalam-dalam, merenung-renungi halaman kosong ini, membalik-balik memori pikir dan ruang hati. Maka, kuputuskan, alasanku mendaftarkan diri ke FSI FKUI adalah : karena kebanggaanku menjadi seorang muslimah.
Yup, Aku bangga menjadi muslimah, hamba Allah SWT, umat Muhammad SAW. Aku bangga menjadi muslimah, sesosok tangguh ciptaanNya, seolah perhiasan yang paling mulia dalam ketaatan. Semenjak dibangku SMA, aku mengikuti beberapa badan rohani di dalam dan di luar lingkungan sekolah. Awalnya ketika itu, aku hanya ingin ikut-ikutan teman saja. Namun disana, dibangku-bangku majelis ilmu, lingkaran kecil pengikat ukhuwah dan tutur ucap beberapa senior dan teman tentangNya serta kekasihNya, hatiku terpaut. Pada saat itulah kutemukan banyak alasan yang membuat aku bangga dengan agamaku, seolah ingin berteriak meski hanya dalam hati, heei, aku muslimah, dan aku bangga dengan agamaku. Ketika itu, kumulai langkah kecil-meski masih gamang-di jalan dakwah ini dengan menyempurnakan hijab ku. Merapikan jilbab mungil yang sewaktu kecil kubawa berlari-lari, mengulurkannya hingga menutupi diri. Semenjak itu aku belajar beberapa hal, dan semua itu berhasil merubahku-semoga ke arah yang lebih baik,amin. Perubahan yang sangat aku syukuri ke’mula’annya dan ku harap tak pernah ada akhirnya.
Hm, karena kebanggaan itulah, karena kemuslimahanku itulah, aku tidak ingin berhenti. Aku tidak mau meninggalkan jalan ini, jalan dakwah yang meski panjang, berat, sedikit temannya dan banyak musuhnya, namun menjanjikan banyak hal indah pada akhirnya. Tentang ilmu dan hidayah, tentang cinta dan ukhuwah. Tentang kebanggaanku menjadi muslimah dan mimpi besarku mengawali perubahan. Aku tidak bisa lagi berhenti, maka kulanjutkanlah perjuangan itu disini, salah satunya dengan mendaftarkan diri ke FSI FKUI, sebagai badan rohani, lembaga dakwah kampus, ladang perjuangan panjangku selanjutnya, bersama teman-teman. Dengan demikian, setelah bergabung di FSI FKUI, aku berharap dapat merasakan, mempelajari dan memahami banyak hal lagi dalam hidup ini.Harapanku terhadap FSI FKUI kedepannya, semoga dapat menjadi lembaga dakwah yang lebih produktif lagi, mewarnai FKUI agar menjadi lebih indah lagi. Semoga FSI FKUI dapat terus melaksanakan tindakan-tindakan konkret dalam rangka mewujudkan mimpi-mimpi besar perubahan yang dapat memberikan manfaat bagi banyak orang. Semoga FSI FKUI terus menjadi badan rohani yang menyejukkan hati, dan semoga aku dan teman-teman bisa berkontribusi, amin.


Monday, April 11, 2011

kampungku tercinta :D

Ya Allah. pas lagi ngubek2 google gak jelas, dalam keadaan lemes sehabis sumatif dan seabrek hal lainnya. awa nemuin fakta yang ngagetin *agak rasis sebenarnya.

fakta 1 :
"Dr. dr. Damayanti R. Sjarif, Sp.A(K), (lahir di Padang, Sumatera Barat, 30 Januari 1959; umur 52 tahun) adalah pakar penyakit nutrisi dan metabolik anak berkewarganegaraan Indonesia"
cited on : http://id.wikipedia.org/wiki/Damayanti_Rusli_Sjarif

fakta 2 :
"Dari podium ilmiah Auditorium FKUI beberapa bait pantun dengan dialek Minang itu terdengar. Yang menyuarakannya adalah Prof.dr. Mohamad Sadikin, DSc pada pidato pengukuhannya sebagai Guru Besar Tetap dalam Ilmu Biokimia dan Biologi molekuler pada FKUI, 23 Februari 2008 lalu. Tak luput, sekitar 500 undangan beserta Rektor UI yang memimpin sidang turut tergalak mendengarnya"
cited on : http://www.majalah-farmacia.com/rubrik/one_news.asp?IDNews=694


ooh.god.2 guru besar di kampus awa (demi apa? FKUI) ini, berasal dari sebuah kampung yang awa cium aroma udaranya berbelas tahun, yang awa hafal banget tiap bumbu dahsyat pedasnya, yang awa cinta banget harum tanah dan paginya. huaaa. MINANGKABAU, i love u sooo. oke. sekian aja kemalasan, kelemesan, keluh kesah awa. awa ga mau malu2in kampung awa. awa mau jadi kayak mereka, banggain kampung awa yang tercinta. :D

Ayo putra putri minang, bangkik! Allahu akbar! :D





*maaf ya dok saya bawa2 nama dokter di note saya yang kurang penting ini. terimakasih sudah mau mengajari saya. terimakasih juga telah lahir di kampung saya :D
**maaf kalau agak2 rasis. ini sekedar penyemangat bagi saya dan teman2 saya, dari manapun kita berasal. karena sesungguhnya kita satu, INDONESIA. :D