teringat masa masa kelas 3 smp, seru banget sebenarnya. tapi bagiku agaknya sedikit menjadi lebih berat karena beberapa hal. semua, ya semua memenuhi relung pikirku ketika itu. dan yang kulakukan agar terus bertahan hanya lah menulis satu kata berulang-ulang di tiap lembar kertas yang mampu aku temukan. satu kata yang ternyata cukup ampuh membuatku berdiri dalam kegamangan sesaat. "Be Strong" ya, cuma satu (ups, apa dua kata ya itu? haha) itu yang selalu aku tuliskan, dimana saja, buku catatan, scheduler, buku matematika, buku bahasa hingga kertas tissue.
"Menjadi Kuat" atau "Jadilah Kuat".
Kuat? hm. definisinya luaaas banget ternyata, kamu bisa baca disini : http://www.artikata.com/arti-336639-kuat.html
Bagiku, menjadi kuat lebih kepada bagaimana seseorang seharusnya mampu menanggung beban (secara konkret maupun abstrak) hingga batas kemampuan dia.
Secara konkret, aku suka merasa sedikit agak "kuat" ketika mengangkut pakaian kotorku yang hampir mencapai belasan kilogram seorang diri ketempat laundry yang jaraknya sekitar 200 meter dari rumah, haha. Ketika itu beberapa laki-laki, bahkan seorang tukang ojek bertubuh kekar pun hanya terpana melihat beban yang aku bawa (aku heran, kok dia gak gentle sekali, bukannya menawarkan bantuan malah terpana, haha).
Nah, secara abstrak, ketika kelas 3 smp itulah aku merasa agak "kuat".
Teman-teman, menurutku nih, hal tersulit saat berusaha menjadi kuat adalah karena kacamata kita terlalu sempit. terlalu sempit untuk melihat luasnya rencana Allah. terlalu sempit untuk mereka-reka besarnya karunia Allah. terlalu sempit untuk menyejajarkan langkah dengan KekasihNya. terlalu sempit, memang. Sepertinya kita (red: termasuk aku), untuk menjadi kuat, memang berat. Tapi aku tahu, Ia suka saat aku menjadi kuat. maka aku pun akan berusaha sekuatnya menjadi seperti yang Ia suka. :)
ayo teman2, mari kita menjadi mu'min yang kuat! Allahu akbar!

No comments:
Post a Comment