:)
ini salah satu tugas kaderisasi di FSI. aku buatnya H-1 sih, hahaha. jadi agak ngaco, tapi ini sepenuh hati lho :) siapa tahu bisa jadi inspirasi
Karena Kebanggaanku Menjadi Seorang Muslimah
“Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam [Ali Imran : 19]”
Ketika diinstruksikan untuk menulis sebuah essay tentang alasan/motivasi mendaftarkan diri ke Forum Studi Islam (FSI) FKUI, jujur, aku merasa sedikit bingung. Hal ini disebabkan karena aku mendaftar dengan spontan. Ya, begitu saja, seolah tak ada apapun yang melatarbelakanginya. Maksudku, aku mendaftarkan diri untuk beberapa badan lainnya dengan semangat karena aku ingin mempelajari hal-hal baru, seperti jurnalistik di MA dan kepedulian terhadap sesama serta kemampuan bekerjasama di CIMSA. Hal itu karena aku ingin merasakan, mempelajari dan memahami banyak hal dalam masa kehidupan ini. Namun, badan rohani bukanlah hal baru bagiku. Meskipun demikian, aku malah dengan yakin-atau tepatnya, spontan- memutuskan dengan sepenuh hati, sebagai pilihan pertama, menjadi anggota FSI. Setelah aku pikirkan dalam-dalam, merenung-renungi halaman kosong ini, membalik-balik memori pikir dan ruang hati. Maka, kuputuskan, alasanku mendaftarkan diri ke FSI FKUI adalah : karena kebanggaanku menjadi seorang muslimah.
Yup, Aku bangga menjadi muslimah, hamba Allah SWT, umat Muhammad SAW. Aku bangga menjadi muslimah, sesosok tangguh ciptaanNya, seolah perhiasan yang paling mulia dalam ketaatan. Semenjak dibangku SMA, aku mengikuti beberapa badan rohani di dalam dan di luar lingkungan sekolah. Awalnya ketika itu, aku hanya ingin ikut-ikutan teman saja. Namun disana, dibangku-bangku majelis ilmu, lingkaran kecil pengikat ukhuwah dan tutur ucap beberapa senior dan teman tentangNya serta kekasihNya, hatiku terpaut. Pada saat itulah kutemukan banyak alasan yang membuat aku bangga dengan agamaku, seolah ingin berteriak meski hanya dalam hati, heei, aku muslimah, dan aku bangga dengan agamaku. Ketika itu, kumulai langkah kecil-meski masih gamang-di jalan dakwah ini dengan menyempurnakan hijab ku. Merapikan jilbab mungil yang sewaktu kecil kubawa berlari-lari, mengulurkannya hingga menutupi diri. Semenjak itu aku belajar beberapa hal, dan semua itu berhasil merubahku-semoga ke arah yang lebih baik,amin. Perubahan yang sangat aku syukuri ke’mula’annya dan ku harap tak pernah ada akhirnya.
Hm, karena kebanggaan itulah, karena kemuslimahanku itulah, aku tidak ingin berhenti. Aku tidak mau meninggalkan jalan ini, jalan dakwah yang meski panjang, berat, sedikit temannya dan banyak musuhnya, namun menjanjikan banyak hal indah pada akhirnya. Tentang ilmu dan hidayah, tentang cinta dan ukhuwah. Tentang kebanggaanku menjadi muslimah dan mimpi besarku mengawali perubahan. Aku tidak bisa lagi berhenti, maka kulanjutkanlah perjuangan itu disini, salah satunya dengan mendaftarkan diri ke FSI FKUI, sebagai badan rohani, lembaga dakwah kampus, ladang perjuangan panjangku selanjutnya, bersama teman-teman. Dengan demikian, setelah bergabung di FSI FKUI, aku berharap dapat merasakan, mempelajari dan memahami banyak hal lagi dalam hidup ini.Harapanku terhadap FSI FKUI kedepannya, semoga dapat menjadi lembaga dakwah yang lebih produktif lagi, mewarnai FKUI agar menjadi lebih indah lagi. Semoga FSI FKUI dapat terus melaksanakan tindakan-tindakan konkret dalam rangka mewujudkan mimpi-mimpi besar perubahan yang dapat memberikan manfaat bagi banyak orang. Semoga FSI FKUI terus menjadi badan rohani yang menyejukkan hati, dan semoga aku dan teman-teman bisa berkontribusi, amin.






